Spider-Noir membawa penonton ke New York pada era 1930-an, mengikuti kisah seorang detektif swasta yang sudah menua dan tengah mengalami masa-masa sulit dalam hidupnya. Dulu, ia adalah pahlawan super tunggal kota yang dikenal dengan kemampuan luar biasa dan keberaniannya dalam melawan kejahatan. Namun, seiring waktu berlalu, ia memilih untuk menyembunyikan identitas aslinya dan menjalani kehidupan sebagai detektif biasa yang bergulat dengan masalah pribadi dan profesional. Ketika sebuah kasus misterius muncul dan mengancam ketenangan kota, masa lalu sang detektif mulai menghantui kembali. Ia dipaksa untuk menghadapi bayang-bayang heroiknya yang dulu, serta rahasia kelam yang selama ini ia pendam. Konflik batin antara keinginan untuk melindungi orang-orang di sekitarnya dan kenyataan pahit kehidupannya menjadi inti cerita yang penuh ketegangan. Dinamika antara sang detektif dengan para penjahat serta tokoh-tokoh lain di kota ini memperlihatkan sisi gelap dan kompleks dari dunia kriminal yang tak pernah tidur. Taruhan cerita semakin tinggi ketika sang tokoh utama harus mempertaruhkan segalanya, termasuk nyawanya sendiri, untuk mengungkap kebenaran dan menegakkan keadilan. Di tengah kota yang dipenuhi korupsi dan keputusasaan, ia berjuang bukan hanya melawan musuh luar, tetapi juga pertempuran dalam dirinya sendiri. Spider-Noir menyajikan perpaduan aksi, petualangan, dan drama yang menggugah, mengajak penonton menyelami kisah seorang pahlawan yang berjuang melawan waktu dan bayang-bayang masa lalunya.