Jasmine Women mengisahkan tentang kehidupan tiga generasi perempuan dalam sebuah keluarga di Shanghai, yang diperankan oleh Joan Chen dan Zhang Ziyi. Joan Chen memerankan tiga peran sekaligus sebagai nenek buyut, nenek, dan ibu, menggambarkan perjalanan emosional dan tantangan yang dihadapi setiap generasi. Sementara itu, Zhang Ziyi berperan sebagai cucu perempuan termuda yang berusaha menata hidupnya di tengah bayang-bayang masa lalu keluarga. Film ini menyajikan potret mendalam tentang hubungan keluarga, cinta, dan konflik yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam perjalanan ceritanya, setiap perempuan dalam keluarga ini menghadapi kesalahan dan dilema yang memengaruhi kehidupan mereka. Dinamika keluarga yang kompleks terungkap melalui interaksi antara nenek buyut, ibu, dan cucu, di mana trauma dan keputusan masa lalu menjadi beban yang harus mereka pikul bersama. Ketegangan emosional dan pilihan sulit yang diambil oleh setiap tokoh menimbulkan konflik batin yang mendalam, memperlihatkan bagaimana masa lalu dapat membentuk masa depan. Cucu perempuan, yang diperankan oleh Zhang Ziyi, menjadi pusat harapan untuk mematahkan siklus kesalahan dan penderitaan yang selama ini membelenggu keluarganya. Film ini tidak hanya menggambarkan kisah cinta dan keluarga, tetapi juga menyoroti perjuangan perempuan dalam menghadapi tekanan sosial dan ekspektasi yang diwariskan. Stakes cerita terletak pada kemampuan cucu perempuan untuk mengubah nasib keluarga dan menemukan kebahagiaan yang sejati, sekaligus menghadapi konsekuensi dari keputusan yang diambil oleh generasi sebelumnya. Jasmine Women membawa penonton pada perjalanan emosional yang penuh dengan kehangatan, kesedihan, dan harapan, mengajak kita merenungkan arti pengorbanan dan kekuatan ikatan keluarga.