Saccharine
Saccharine mengisahkan tentang Hana, seorang mahasiswi kedokteran yang sedang bergelut dengan patah hati dan tekanan hidupnya. Dalam upayanya mencari pelarian dan solusi cepat untuk mengatasi masalah berat badan, Hana terjerumus ke dalam tren penurunan berat badan yang aneh dan misterius: mengonsumsi abu manusia. Awalnya, metode ini tampak seperti cara instan untuk mengubah dirinya, tetapi ia segera menyadari bahwa ada konsekuensi mengerikan yang mengikuti tindakan tersebut. Seiring Hana semakin dalam mengikuti tren gelap ini, ia mulai mengalami teror yang tidak dapat dijelaskan oleh logika medis maupun akal sehat. Suatu kekuatan jahat yang berkaitan dengan abu manusia tersebut mulai mengganggu hidupnya, membuatnya terjebak dalam ketakutan dan kebingungan. Konflik batin Hana bertambah rumit ketika ia harus menghadapi rasa sakit emosional sekaligus ancaman supranatural yang menghantui setiap langkahnya. Keputusannya untuk terus melanjutkan atau berhenti menjadi pusat ketegangan dalam cerita ini. Dalam perjalanan penuh ketegangan ini, Hana harus berhadapan dengan kegelapan yang bukan hanya mengancam fisiknya, tetapi juga jiwanya. Dinamika antara keputusasaan, rasa ingin tahu, dan ketakutan menciptakan atmosfer horor yang intens dan mendalam. Saccharine tidak hanya mengeksplorasi sisi gelap dari obsesi tubuh dan kecantikan, tetapi juga menggali bagaimana trauma dan kehilangan dapat membuka pintu bagi kekuatan yang tak terduga dan menakutkan.



