Director : Haifaa Al-Mansour
Mary Shelley adalah sebuah film biografi drama sejarah yang mengangkat kisah kehidupan Mary Wollstonecraft Godwin, seorang gadis muda yang penuh semangat dan kecerdasan di era awal abad ke-19. Pada usia 16 tahun, Mary bertemu dengan Percy Shelley, seorang penyair berusia 21 tahun yang karismatik dan idealis. Pertemuan ini menjadi titik awal dari perjalanan hidup yang penuh gejolak dan inspirasi, yang kelak melahirkan karya sastra legendaris, Frankenstein. Dalam film ini, kita menyaksikan dinamika hubungan antara Mary dan Percy yang tidak hanya dipenuhi cinta, tetapi juga tantangan sosial dan pribadi yang berat. Mary harus menghadapi tekanan dari lingkungan konservatif yang menolak kebebasan berpikir dan ekspresi yang mereka perjuangkan. Konflik batin Mary sebagai seorang perempuan muda yang ingin mengekspresikan ide-ide revolusioner bertemu dengan realitas keras kehidupan dan kehilangan yang menghantui mereka. Hubungan mereka diuji oleh berbagai tragedi dan dilema moral yang mendalam. Ketegangan cerita berpusat pada bagaimana Mary menemukan suara dan keberanian untuk menulis sebuah karya yang akan mengubah sejarah sastra dunia. Mary Shelley menggambarkan perjuangan kreatif dan emosional yang melampaui batasan zaman, serta menunjukkan bagaimana cinta, kesedihan, dan tekad dapat melahirkan sesuatu yang abadi. Film ini tidak hanya menampilkan perjalanan personal Mary, tetapi juga mencerminkan konflik sosial dan intelektual yang membentuk era Romantik.