Director : Pongs Leonardo
Pagdaong mengisahkan Luna, seorang penulis puisi yang karya-karyanya penuh dengan makna mendalam dan emosi yang tersembunyi. Luna sering kali menjadi pusat perhatian di kelas sastra, terutama oleh seorang mahasiswi penasaran bernama Jane yang terus-menerus bertanya tentang arti di balik setiap bait puisi yang ditulis Luna. Rasa penasaran Jane perlahan membuka pintu bagi keduanya untuk saling mengenal lebih jauh, membawa mereka pada perjalanan emosional yang tak terduga. Seiring waktu, Jane mulai menyadari bahwa puisi-puisi Luna bukan sekadar ungkapan seni biasa, melainkan surat cinta yang ditujukan untuk seorang wanita bernama Ella. Hubungan antara Luna dan Ella yang tersembunyi dalam kata-kata puisi tersebut menjadi titik fokus yang menggetarkan, menggambarkan kerinduan, kebahagiaan, dan luka yang pernah dialami Luna. Ketegangan meningkat ketika Jane mencoba memahami perasaan sebenarnya di balik puisi-puisi tersebut, serta bagaimana masa lalu Luna dengan Ella memengaruhi kehidupannya saat ini. Dalam prosesnya, Jane tidak hanya menemukan rahasia di balik karya Luna, tetapi juga belajar tentang kompleksitas cinta dan keberanian untuk mengungkapkan perasaan terdalam. Konflik batin yang dialami Luna terkait hubungannya dengan Ella menjadi ujian bagi keduanya, sementara Jane berperan sebagai saksi dan teman yang mencoba membantu Luna menghadapi masa lalunya. Film ini menyajikan kisah yang penuh dengan keindahan kata dan emosi, menggambarkan bagaimana cinta dapat menjadi pelabuhan terakhir untuk menemukan kedamaian dan penerimaan diri.